HOME > KEGIATAN > DISTRIBUSI

DISTRIBUSI

Pemasaran semen beku dilakukan ke daerah-daerah yang melaksanakan kegiatan Inseminasi Buatan (IB) diseluruh Indonesia meliputi Dinas Peternkan atau Dinas yang membidangi fungsi peternakan Provinsi dan Kabupaten/Kota, koperasi peternakan dan swasta.

Pelayanan distribusi semen beku dibedakan menjadi 3 (tiga) pola yang mencakup pola subsidi/APBN, pola kerjasama operasional, dan pola penjualan langsung.

Cara memperoleh semen beku di Balai Inseminasi Buatan Lembang, yaitu:

 

 

 PROSEDUR KSO

Permohonan KSO oleh pihak ke tiga ke Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan disertai proposal / TOR

  1. Pertimbangan Teknis oleh Direktur Perbibitan dan Persetujuan prinsip oleh sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan
  2. Penyusunan Rancangan Naskah Perjanjian Kerjasama dan Rencana Anggaran Biaya (RAB)
  3. Pembahasan Rencana Naskah Perjanjian Kerjasama dan RAB
  4. SK Penetapan Pihak ketiga oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan
  5. Penandatanganan Naskah Perjanjian antara BIB Lembang dengan pihak ketiga, disetujui dan disahkan oleh Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan
  6. Transfer modal/biaya kerjasama dari pihak ketiga BIB Lembang dan Pengadaan bahan produksi oleh BIB Lembang
  7. Produksi dan Distribusi Semen Beku

 

 Hasil kerjasama dan hasil penjualan semen beku merupakan penerimaan fungsional yang disetorkan ke Kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)

 

 

@Copyright Balai Inseminasi Buatan Lembang 2012

Pilihan Bahasa
KUNJUNGAN KE WEB INI